Edukasi Masyarakat tentang Indeks Glikemik Makanan untuk Pencegahan Diabetes
Kata Kunci:
Diabetes Melitus, Indeks Glikemik, PengetahuanAbstrak
Diabetes mellitus merupakan penyakit tidak menular ditandai dengan hiperglikemia disertai adanya gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat rusaknya fungsi insulin. Peningkatan prevalensi penyakit DM, khususnya DM tipe 2 dipengaruhi oleh pola makan masyakarat yang cenderung mengkonsumsi bahan pangan berindeks glikemik tinggu seperti karbohidrat dan olahan produknya. Pengabdian Masyarakat memberikan edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang indeks glikemik sebagai upaya promotive dan preventif penanggulangan DM. Kegiatan ini dilaksanakan di balai pertemuan Desa Kedungrejo Muncar yang diikuti oleh 39 orang. Metode yang digunakan adalah ceramah. Untuk mengetahui efektifitas edukasi pada pengetahuan responden dilakukan analisis pada jawaban responden dari pertanyaan yang terdapat di kuesioner pre dan post test. Berdasarkan hasil kegiatan diperoleh adanya peningkatan pengetahuan pada responden ditunjukkan dengan adanya peningkatan jumlah responden yang memiliki pengetahuan baik setelah edukasi yaitu pada hasil pre-test terdapat 3 responden dengan kategori berpengetahuan baik dan post test sebanyak 25 responden dengan kategori berpengetahuan baik. Dapat disimpulkan bahwa edukasi tentang indeks glikemik dan diabetes mellitus merupakan upaya yang efektif untuk dapat meningkatkan pengetahuan individu. Pengetahuan yang baik tentang IG makanan diharapkan sedikit demi sedikit merubah persepsi dan berpotensi merubah perilaku dalam memilih makanan atau minuman untuk dikonsumsi.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Publication of Health Data Community Service (PHD-CS)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
